Kata Kata Jorok

Kata Kata Jorok sekarang ini banyak diambil dari kata-kata biasa yang bergeser makna menjadi bermakna jorok dan terkesan tidak pantas untuk diucapkan dalam konteks tertentu

Kumpulan Kata Kata Jorok Terbaru biasanya selalu terucap dengan kata yang kasar dan tidak mengenakan. Namun lain di zaman sekarang yang sudah sangat berkembang secara pesat. Banyak beredar kata-kata yang sebenarnya biasa tapi sekarang terkesan terdengar jorok dan tidak senonoh. Entah berasal sejak kapan tapi sekarang ini banyak sekali kata-kata yang sebenarnya sangat biasa dan umum tapi jika diucapkan dengan nada dan situasi tertentu menjadi terkesan sangat jorok, bahkan mengarah pada hal yang berbau seksual. Anak muda sekarang yang sudah banyak terkontaminasi dengan budaya luar menjadikan kata-kata yang sebenarnya biasa menjadi kata yang jorok. Mau tahu apa saja kata itu? Simak terus ulasan berikut ini.

Kata Biasa Yang Terkesan Menjadi Kata Kata Jorok

Ada beberapa kata yang sebenarnya sangat biasa dan tidak jorok sama sekali sekarang ini menjadi kata-kata jorok yang bagi kebanyakan orang terutama anak muda menganggapnya jorok. Kata apa sajakah itu? Berikut Kumpulan Kata Kata Jorok Terbaru dan penjelasannya:

1. Burung

Satu kata ini terdengar sangat biasa saja, biasanya digunakan untuk menyebutkan hewan dengan sayap yang bisa terbang tinggi. Hewan yang termasuk dalam golongan Aves ini menjadi salah satu burung yang banyak di gemari untuk dipelihara. Namun sayangnya, sekarang ini burung lebih identik dengan alat kelamin pria. Burung dijadikan sebagai kata lain untuk menyebutkan alat kelamin pria. Entah pria atau wanita yang menyebutkan kata burung dianggap kurang sopan apalagi jika sedang berbicara dengan lawan jenis. Para pria juga sering menjadikan kata ini sebagai guyonan atau becandaan yang mengarah ke hal-hal yang vulgar.

2. Bobok siang

Apa yang salah dengan dua kata ini? Bobok siang sebenarnya tidak ada jorok-joroknya sama sekali, dua kata ini adalah kata ganti tidur siang tapi lebih terdengar manis dan tidak terlalu formal. Namun sayangnya, saat ini anak muda menyalah artikan bobok siang menjadi kata jorok yang bermakna kegiatan diatas kasur layaknya suami istri yang dilakukan oleh pasangan di siang hari. Tidak tahu asalnya bagaimana, kata bobok siang yang biasa saja berubah menjadi kata yang dianggap jorok dan sedikit vulgar jika yang mengatakannya seorang pria.

3. Masukin

Kata ini merupakan kata masuk yang diberi dengan imbuhan –in. Termasuk kata yang kurang formal memang, hanya saja sangat umum dan biasa saja digunakan untuk mengungkap suatu hal yang harus dimasukkan. Tidak ada makna ganda yang menunjukkan kesan kata-kata jorok dalam kata ini. Tapi tidak tahu kenapa sekarang ini kata masukin terkesan jorok apalagi jika mendengarnya dari pasangan dan tidak ditambah dengan kata selanjutnya. Dari mana berawal kesan ini juga tidak ada yang mengerti, kata biasa ini berubah menjadi kata yang terkesan jorok.

4. Kocok

Satu kata ini sebenarnya kata baku yang sangat biasa saja dan tidak ada kesan jorok-joroknya. Kesan kata-kata jorok tidak melekat sama sekali pada kata ini. Tapi entah, ada apa kata kocok sekarang identik dengan aktivitas onani yang dilakukan oleh para pria. Istilah onani diganti dengan istilah ngocok atau kocok yang dari kata biasa menjadi terdengar menjadi sangat jorok. Padahal asal muasalnya kata ini digunakan untuk menggambarkan aktivitas yang biasa digunakan dalam sehari-hari tanpa ada unsur pornonya. Tapi sekarang kata ini dianggap sebagai kata-kata yang vulgar dan mengarah pada hal-hal yang jorok.

5. Jajan

Anda pasti tidak asing dengan kata-kata jajan ini. Kata ini sangat biasa dan berhubungan dengan makanan ringan yang dibeli dan dinikmati ketika sedang santai. Jajan sendiri bukan kata-kata jorok yang sangat tabu karena memang tidak ada unsur jorok-joroknya. Tapi sekarang ini banyak orang yang menggunakan istilah jajan sebagai kata ganti untuk mencari cewek atau perempuan untuk bersenang-senang belaka dan dijadikan sebagai teman tidur. Jadi, sekarang kata jajan menjadi salah satu kata biasa yang terkesan menjadi kata yang jorok.

6. Pijat

Pijat adalah aktivitas yang dilakukan untuk mengendurkan otot-otot yang sedang tegang karena kecapekan. Kata-kata ini memang tidak ada kesan joroknya sama sekali karena pijat bisa dilakukan oleh banyak orang. Selain itu, aktivitas ini juga bisa menghilangkan rasa pegal-pegal pada badan setelah melakukan aktivitas yang berat. Namun sekarang kata pijat termasuk dalam kategori kata-kata jorok karena selalu diartikan pada pijat plus-plus, apalagi jika yang mengatakannya para pria pasti dianggap jorok oleh para wanita walaupun terkadang mengatakannya memang jujur hanya ingin pijat tanpa ada plus-plusnya.

7. Dipake

Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar kata-kata dipake? Mengarah pada hal yang jorok atau tidak? Anak muda yang mendengar kata-kata dipake pasti mengarah pada perempuan yang sedang dijadikan teman kencan di kasur. Padahal kata ini hanya kata biasa yang tidak baku dan sama artinya dengan dikenakan atau dipakai. Misalnya saja pakai sepatu, pakai baju, dan lain halnya. Tapi sekarang kata biasa ini bergeser menjadi kata-kata jorok. Entah sejak dari kapan kata ini berubah menjadi bergeser maknanya menjadi kata yang jorok dan sering dianggap tidak pantas untuk diucapkan di depan umum.

8. Isap atau Isep

Isep merupakan kata yang tidak baku dan sama artinya dengan menghisap. Kata ini tentu merupakan kata-kata yang sangat biasa dan sering digunakan untuk menggambarkan aktivitas seseorang yang sedang mengemut sesuatu seperti permen atau jempol. Menghisap juga bisa disandingkan dengan kata lainnya agar mempunyai makna yang jelas. Sayangnya, sekarang ini kata isap atau isep menjadi kata-kata jorok karena mengarah pada aktivitas yang tidak senonoh.

Selain kata-kata biasa yang berubah makna menjadi jorok, dalam bahasa Jawa sendiri ada berbagai kata yang sebenarnya jorok tapi sering kali digunakan. Kata-kata jorok dalam bahasa Jawa ini biasanya digunakan ketika untuk mengumpat atau memaki-maki. Biasanya kata-kata ini diungkapkan oleh pria yang kasar. Dalam budaya Jawa sendiri makian ini sering disebut misuh. Ada beberapa kata yang sering digunakan dan dikonotasikan menjadi kata yang jorok dalam bahasa Jawa di antaranya yaitu jancuk, damput, asu, wedus, jaran, dan jangkrik. Semua kata-kata ini memang terdengar biasa di telinga tapi jika diucapkan di salah satu daerah di Jawa bisa memicu pertengkaran karena kata-kata ini termasuk kata-kata yang mempunyai makna jorok dan memaki.

Baca Juga : Kata Kata Sedih Tentang Cinta

Kata jancuk dan damput memang berasal dari bahasa Jawa yang mempunyai makna yang jorok. Jancuk berasal kata di encuk yang artinya bersetubuh atau sedang melakukan hubungan intim. Ini merupakan bahasa Jawa yang sangat kasar dan sendang menggambarkan hubungan intim. Namun sekarang berubah makna menjadi kata-kata yang kasar. Damput sendiri juga mempunyai arti yang tidak jauh berbeda dengan jancuk tapi lebih sedikit tidak terlalu kasar. Sedangkan kata-kata lainnya seperti asu, wedus, jaran, dan jangkrik sebenarnya nama hewan tapi jika disebutkan dengan kombinasi kata lain akan bermakna menyinggung. Apalagi jika nada yang digunakan cukup keras sehingga mengarah pada Kumpulan Kata Kata Jorok Terbaru yang ditujukan untuk memaki orang lain.